Tim Prabowo Tolak Kenaikan PPN 12 Persen
Ekonom senior yang merupakan anggota Dewan Pakar TKN Prabowo Gibran, Drajad Wibowo mengaku tidak setuju dengan kenaikan PPN menjadi 12%. Dia menilai kenaikan PPN tersebut berpotensi mengurangi penerimaan pajak negara.
Dia menilai strategi untuk menambah jumlah penerimaan pajak tidak sesederhana menaikkan tarif. Menurutnya, justru akan ada potensi masyarakat semakin jarang membayar pajak jika tarik dinaikkan.
Drajad mengatakan kekhawatirannya itu semakin kuat dengan melemahnya daya beli masyarakat. Pelemahan daya beli ini disebabkan oleh tingginya angka setengah menganggur yang mencapai 2,41 juta orang. Orang yang setengah menganggur ini jelas memiliki daya beli rendah.
"Ujung-ujungnya orang beli barangnya makin dikit, konsumsi makin sedikit, PPN nya juga akan terganggu", kata Drajad.